Saturday, January 30, 2016

Pelajaran hidup seekor burung Rajawali

 
 
Rajawali merupakan burung yang terkuat. Rajawali memiliki usia terpanjang diantara kaumnya. Diusia 70 tahun, rajawali masih terlihat begitu gagah. Bukan karena kekuatannya tetapi semangat dan perjuangan hidupnya.
Inilah saatnya rajawali harus memilih antara hidup dan mati. Untuk melanjutkan usianya hingga 70 tahun, rajawali harus menjalani transformasi yang sangat menyakitkan diusia 40 tahun agar bisa mendapatkan kehidupan 30 tahun lagi atau dia akan menghabiskan sisa hidupnya untuk menunggu kematiannya.
Tambahan usia 30 tahun itu tidak didapatkan secara gratis. Pada usianya yang ke-40, rajawali harus menjalani transformasi yang sangat menyakitkan. Rajawali harus terbang ke tempat yang tinggi untuk membangun sarangnya di sana. Rajawali akan hidup terasingkan dan menghadapi banyak cuaca yang mengancam hidupnya.
Pada saat rajawali berumur 40 tahun, dia akan menjadi seekor burung yang sangat payah. Rajawali tidak akan bisa melakukan apapun pun. Rajawali akan kesusahan untuk mencari makan. Kuku-kukunya sudah tidak tajam lagi, sehingga mangsanya seringkali lolos dari cengkeramannya. Untuk makanpun sangat kesulitan karena paruhnya sudah sangat panjang dan bengkok sampai ke leher. Untuk terbang tinggipun akan mustahil, karena bulu-bulunya sudah sangat lebat dan menyebabkan sayapnya tidak dapat bekerja dengan baik.
Rajawali mulai mematuk-matukkan paruhnya ke sebuah batu. Itu sangat menyakitkan. Paruhnya pun terlepas. Rajawali tak bisa makan dan nyaris mati. Tak lama kemudian tumbuh paruh baru yang lebih kuat. Dengan paruh barunya, rajawali mencabuti semua kuku-kukunya. Dia bertahan dari rasa sakit itu. Kuku baru pun tumbuh dengan lebih tajam, lalu mencabuti bulu-bulunya hingga rontok semua. Tanpa pelindung tubuhnya, rajawali harus bertahan menghadapi panas, hujan, dan dingin, sampai bulu-bulu barunya itu tumbuh. Dengan bulu-bulu barunya, rajawali dapat terbang tinggi dan menjalani kehidupannya dengan normal. Rajawali mampu bertahan menghadapi rasa sakit selama satu setengah tahun untuk mendapatkan tambahan hidup 30 tahun lagi. Rajawali telah berhasil memperjuangkan kehidupannya.
Inilah saatnya aku harus bangkit dan menumbuhkan bulu-bulu sayapku. Pelan-pelan kehidupanku akan pulih. Apa yang telah hilang, akan terganti. Perlahan tapi pasti.





1 comment:

  1. buat kesimpulan dong mba di bawah nya biar saya ngerti :)

    ReplyDelete

Powered By Blogger